MEMBUAT FORM LOGIN SEDERHANA DENGAN PHP

membuat form sederhana dengan php yang sudah di koneksi dengan database mysql
cara membuatnya disini kita memerlukan beberapa aplikasi
xampp
web browser
editor taxt
hashcalc

lanjut membuat form login sederhananya
disini saya asumsikan kalau kita telah berhasil melakukan koneksi php ke database mysql klo belum liat tutorial sebelumnya
Tutorial membuat koneksi php ke database mysql
sekarang kita mulai membuat sebuah folder di dalam folder xampp > htdocts > praktikum > admin
di dalam folder admin saya akan meletakan koding2 nya tapi sebelum itu sekarang kita buka localhost kita dengan mengaktivkan xampp (apache dan mysql) lalu buka di web browser kita dan ketikan alamat : localhost/phpmyadim
di tutorial sebelumnya kita sudah membuat sebuah databese dengan nama praktikum dan table dengan nama user, sekarang buka table tersebut



sebelum mengisi kolom2 tersebut buka aplikasi hashcalc untuk merubah password menjadi kode atau mengenkripsikan password tanpa bisa kembali di deskripksikan 
buat password anda di kolom data sebagai contoh disini saya mengunakan password "admin"
setelah itu tekan tombol calculate di bagian bawah aplikasi , cari kolom MD5 di dalam kolom sudah berisikan kode yang panjang maka copy code tersebut seperti gambar di bawah ini


setelah di copykan isikan kode tersebut kedalam table user di kolom password, dan juga mengisi kolom2 sisahnya di localhost sebelumnya


maka hasilnya akan seperti berikut


setelah itu kita buat file tiga file (login.php, longout.php, index.php) dalam folder admin 
dan tuliskan koding ini 




setelah selesai menulis koding dan di save di dlam folder admin sekarang buka web browser untuk melihat hasilnya lalu ketikan localhost/praktikum/admin/login.php
maka akan tampil seperti berikut


sekarang masukkan username dan password sesuai yang di isikan di table user tadi dan klik masuk 


maka hasilnya akan seperti ini

kita telah berhasil membuat form login sederhana 

terimakasih








Tutorial Cara Membuat Koneksi Database MySql dari PHP

Tutorial kali ini kita akan membahas cara membuat koneksi PHP ke Database MySql,
adapun beberapa aplikasi yang kita butuhkan adalah 
1. xampp sebagai web hosting
2. editor disisni kita bisa menggunakan notpad++ atau dreamwever sebagai media editor text
3. browser sebagai medianya seperti google chrom atau yang lainnya.

sebelum kita mulai tutorialnya kita akan mengaktivkan xampp (apache dan mysql).

buka web browser kita dan ketikkan localhost/phpmyadmin dan buat semuah database. sebagai contoh saya membuat database dengan nama praktium, dan juga membuat sebuah table  dengan 5 kolom atau rows disini kita kasih nama user.





setelah berhasil membuat database dan sebuah table selanjutnya kita akan masuk kepada proses melakukan konkesi ke dalam database tersebut mengunakan php, buka folder di xampp > htdocs > praktikum. buat new folder dan bernama conn di dalam folder praktikum, setelah itu buka text editor anda dan buat sebuah file dengan nama conn.php di dalam  folder conn 
   Xampp > Htdocs > praktikum > conn > conn.php
lalu tuliskan coding berikut


kemudiah liat hasilnya dengan cara membuka browser dan mengketikan  
localhost/praktikum/conn/conn.php maka hasilnya akan seperti berikut 


apabila hasilnya seperti gambar diatas makan kita sudah berhasil melakukan koneksi dari php ke database mysql 

Membuat website sederhana dengan framework

Framework adalah sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi, ada banyak macam framework seperti laravel bootstrap, codeigniter dll,
tapi di tutorial ini kita akan mengunakan bootstrap.
kalau belum mengerti cara pengunaan bootstrap framework silahkan baca artikel sebelumnya yang membahas tentang cara instal dan pengunaan bootstrap.

sebelum kita membuat website sederhana dengan framework sebaiknya kita persiapkan aplikasi-aplikasi yang akan kitagunakan
1. bootstrap sebagai framework
2. apache dan MySql sebagi web server dan databese server, di sini saya mengunakan XAMPP yang sudah merangkum apache dan mysql
3. notped++ sebagi editor
nb. untuk editor dan webserver bisa gunakan aplikasi lainnya yang tersedia.

sekarang kita mulai tutorialnya.
pertama buat sebuah folder di dalam file htdocs dgn cara :
buka localdisk C>xampp>htdocs dan buat folder baru dengan nama webpertama.


setelah itu buat folder asset di dalam folder webpertama dan copy paste folder bootstrap yang sudah lengkap di dalamnya dimana terdapat folder css,fonts,img, dan js



setelah itu kembali ke dalam folder webpertama dan buat file dengan nama index.php di text editor, dan tuliskan coding berikut


dan kemudian buka browser dengan mengketikan localhost/webpertama dan masuk 
akan tampil seperti berikut 


fungsi coding  adalah berisikan perintah utk membuat judul website di atas dan membuat judul besar web yang bertulikan web pertama dan juga membuat tombol2 seperti homo profile dan login tapi tombol2 tersebut belum berfungsi.
selanjuynya kita akan membuat isi konten karna kita buat judul barnya adalah premier league makan kita akan membuat konten seputar club club liga inggris
disini saya hanya akan membahas 3 club seputar sejarah club dll,
silahkan tuliskan coding berikut




buka kembali browser andan dan buka kembali localhost/webpertama maka tamilannya akan seperti berikut



untuk memangil logo2 tersebut silahkan save logo2 yang ingin di gunakan di dalam folder img yang ada dlm folder asset,
fungsi coding untuk mamasukan logo, membuat content dan membuat sub judul menjadi tombol yang mana ini juga belum difungsikan.


sekian tutorial membuat website sederhana dgn framework 
terimakasih


CARA PENGGUNAAN FRAMEWORK PADA HALAMAN WEB

Apa itu Framework ???
Bagaimana cara penggunaan framework pada halaman web ???




Framework adalah kerangka kerja atau Framework juga dapat diartikan sebagai kumpulan script (terutama class dan function) yang dapat membantu developer/programmer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemrograman seperti koneksi ke database, pemanggilan variabel, file,dll sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangunaplikasi.Bisa juga dikatakan Framework adalah komponen pemrorgaman yang siap re-use kapansaja, sehingga programmer tidak harus membuat skrip yang sama untuk tugas yang sama. Dan saya akan menggunakan Boostrap Dan Jquery.

Ada beberapa cara penggunaan framework pada halaman web salah satu nya sebagai berikut :

1. Download Bootstrap di getboostrap.com

2. Setelah itu Instal Bootstrap yang telah di download 


3. Kemudian simpan di dalam folder di local disk c:xampp>htdocs>praktikum(sesuai dengan nama folder yang telah anda buat) 


4. Aktifkan XAMPP Control Panel 


5. Setelah itu Buatlah sebuah file dengan nama index.php, kemudian simpan file tersebut dalam folder praktikum setelah itu panggilah module Bootstrap dan jQuery di halaman index seperti gambar di bawah ini :





Generasi prosesor (cpu)

GENERASI PROSESOR (CPU)
A.      SEJARAH PROCESSOR (PROSESOR)
            Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp,yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit). Dilain pihak perusahaan semikonduktor laen juga memperkenalkan dan mengembangkan mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya. Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86, akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).
Bagian terpenting dari prosesor adalah:
-          Aritcmatics Logical Unit (ALU) : Melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program.
-          Control Unit (CU) :  Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output.
-          Memory Unit (MU) : Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan
akses cukup tinggi.

                  
                  



B.      FUNGSI PROCESSOR (PROSESOR)
                        Pada umumnya fungsi processor (prosesor) adalah hanya untuk     memproses data yang diterima dari masukkan atau di input, kemudian akan   menghasilkan pengeluaran berupa output.
            prosesor tidak dapat bekerja sendiri namun membutuhkkan dukungan maupun    terus berhubungan dengan komponen lain terutama hardisk dan RAM. Dalam memproses sebuah data dapat dilakukan dengan waktu proses cepat atau lambat       tergantung kecepatan prosesor tersebut.
            Saat ini kecepatan processor yang paling tinggi ada di kecepatan 4 Gigahertz (GHz) artinya dapat membaca 4000 miliar perintah dalam sekali pengerjaannya, merupakan angka fantastis dalam perkembangan tekhnologi didunia. 


C.      GENERASI PROCESSOR (PROSESOR)

1.      1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.

2.      1971 : 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

3.      1972 : 8008 Microprocessor,
 Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004 dan pada tahun 1974, 8080 Microprocessor, Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan.

4.      1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

5.      1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
                        
6.      1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
                       
7.      1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Intel i486 merupakan prosesor pertama dengan lebih 1 juta transistor. Sebelumnya sudah dikenal generasi XT i186, dilanjutkan dengan generasi AT i286, i386 hingga i486. i486 dengan chip 32 bit ini bekerja dengan clock sampai 100MHz. i486 dipasarkan hingga pertengahan tahun 90-an.
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

8.      1993 : Intel® Pentium® Processor
Generasi berikutnya adalah i586 yang lebih dikenal dengan Pentium I dengan lebih dari 3 juta transistor. Chip ini menyimpan sebuah bug. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.


9.      1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

10.  1997 : Intel® Pentium® II Processor
Perkembangan berikutnya lahir Pentium II dengan clock hingga 450 MHz dan menampung sekitar 7,5 juta transistor diintegrasikan dengan chace level 2 (L2). Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

11.  1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor ekonomis Celeron dengan basis Pentium II tetapi tanpa ketersediaan chace level 2 (L2). Processor ini dikenal dengan Pentium II Celeron.Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
                                   
12.  1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
                                   
13.  1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
                                    
14.  1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

15.  2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Dengan clock 4 kali lebih besar dari Pentium III, Pentium 4 lahir dengan clock hingga 3.8 GHz. Processor ini mampu melaksanakan perintah jauh lebih banyak pada proses yang sama. Varian lain dari Pentium 4 ini adalah Pentium 4 Hyperthreading.
Processor Pentium 4 merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
                                    
16.  2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

17.  2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Processor Itanium 2 merupakan generasi berikutnya. Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium. Processor 64 bit dengan 221 juta transistor ini mencapai clock maksimum 1 GHz. Processor ini tidak sukses di pasaran, bahkan namanyapun nyaris tidak pernah terdengar.
                            
18.  2003 : Intel® Pentium® M Processor
Processor yang ditujukan untuk notebook ini dikenal dengan Pentium M. Merupakan processor yang dirampingkan hingga 77 juta transistor. Pentium M dibuat untuk menggantikan Pentium 4 yang boros penggunaan daya pada notebook. Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

19.  2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
                                    
20.  2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
                                    
21.  2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
                                    
22.  2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
                      
23.  2006 : Intel core 2 duo
Core2Duo yang mengintegrasikan hampir 300 juta transistor dengan 2 buah core yang bekerja dalam 1 processor mampu bekerja hingga 3.3 GHz.                                   

24.  2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
                                   
25.  2009 : Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.
                                            
26.  2009 : Intel Core i5
Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge.
                                              
27.  Intel Core i7
Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.
                                    

                                    

JAVA PROGRAMMING

Sekilas Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah teknin komunikasi standar untuk mengekspresikan intruksi kepada komputer.
Seperti bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman merupakan
fasilitas bagi seorang programmer untuk secara spesifik apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya
bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif.
Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah dan tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan bahasa pemrograman tersebut terhadap bahasa manusia

Pengenalan JAVA

java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi.

Pengenalan User Interface Aplikasi 

Pengenalan User Interface Aplikasi Netbeans Untuk Membuat GUI Dengan Java Swing.
netbeans sangat memudahkan seorang programmer dalam mendesain user interface yang menggunakan SWING dan kita akan belajar menggunakannya. silahkan disimak dulu. saya menggunakan netbeans 7.0.

·         - buka netbean. 
·         - buatlah project baru atau bisa juga dalam project yang sudah ada. 
·        - buatlah sebuah kelas turunan dari JFrame dengan cara, pada bagian project / package , klik kanan -> new      > JFrame form. atau menggunakan cara ke-2 dengan cara klik menu New FIle ->pilih Swing GUI Forms -       JFrame form-> Next -> lalu beri nama sesuai kebutuhan anda saya akan beri nama SwingGui, klik finish         jika   sudah. akan keluar tampilan Netbeans. 

Dasar - Dasar Pemrograman JAVA

- Tipe Data Dan Variable

Tipe Data
Java memiliki delapan tipe data primitif, sedangkan untuk tipe data kelas jumlahnya tak terhingga (karena bisa kita definisikan sendiri). Delapan tipe data primitif ini sangat fundamental karena ia sebagai dasar untuk membangun tipe data kelas.

Kedelapan tipe data primitif tersebut bisa digolongkan kedalam tipe data numerik (untuk mengolah nilai-nilai yang berupa angka), tipe data boolean (berisi nilai benar dan salah - 0 dan 1), dan tipe data karakter huruf.

Tipe data numerik dibagi menjadi dua, yakni tipe data untuk menyimpan bilangan bulat dan tipe data untuk menyimpan bilangan pecahan.

Berikut tipe data primitif (dasar) dalam java :

Numerik Bilangan Bulat :

byte (panjangnya 1 byte = 8 bit), menampung nilai dari -128 sd 127. Memiliki nilai default 0 –> artinya jika tidak diinisialisasi (diberi nilai awal) variabel yang menggunakan tipe data ini bernilai 0.

short (panjangnya 2 byte = 16 bit), menampung nilai dari -32,768 sd 32,767. Nilai default juga 0.

int (panjangnya 4 byte = 32 bit), menampung nilai dari -2,147,483,648 sd 2,147,483,647. Nilai default 0.

long (panjangnya 8 byte = 64 bit), menampung nilai dari -9,223,372,036,854,775,808 sd 9,223,372,036,854,775,807. Nilai default 0.

Numerik Bilangan pecahan :

float (panjangnya 4 byte), menampung nilai dari -3.4E38 (-3.4 * 10 pangkat 38) sd +3.4E38. Memiliki presisi angka sampai 7 digit (0.xxxxxxx)

double (panjangnya 8 byte), menampung nilai dari -1.7E308 (-1.7 * 10 pangkat 308) sd +1.7E308. Memiliki presisi angka sampai 17 digit (0.xxxxxxxxxxxxxxxxx)

Deklarasi untuk tipe data numerik bilangan pecahan secara default menggunakan tipe data double. Jadi 0.24, 1.78, 2000.5034 dll dibaca sebagai double. Dengan eclipse deklarasi variabel float testFloat = 0.24; akan bertanda merah (berarti eclipse mendeteksi kesalahan). Deklarasi pecahan yang bertipe float harus diakhiri dengan huruf f. Deklarasi float yang salah di atas bisa diperbaiki menjadi sebagai berikut float testFloat = 0.24f.

Char : tipe data untuk menampung nilai dari satu karakter (bisa berupa huruf atau angka).

Boolean : tipe data untuk menampung nilai benar (true) atau salah (false). Berikut contoh deklarasi variabel menggunakan tipe data primitif char dan boolean yg sudah dinisialisasi:

char nilaiKuliah = ‘A’;
boolean lulus = true;

Default tipe data char adalah karakter kosong, sedangkan default tipe data boolean adalah bernilai ‘false’.

Untuk setiap tipe data primitif yang telah dijelaskan, java memiliki tipe data kelas yang bersesuaian, yaitu Byte untuk tipe data primitif byte, Short untuk tipe data primitif short, Integer untuk tipe data primitif int, Long untuk tipe data primitif long, Float untuk tipe data primitif float, Double untuk tipe data primitif double, Boolean untuk tipe data primitif boolean dan Character untuk tipe data primitif char.

Variable

Variabel adalah suatu nama yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai dari tipe data tertentu. Nilai dari suatu variabel disebut literal. Sebelum digunakan variabel harus dideklarasikan. Deklarasi disesuaikan dengan tipe data yang ingin direpresentasikan.

Deklarasi variabel mengikut aturan sebagai berikut : tipeData namaVariabel. Contoh berikut adalah deklarasi variabel dengan menggunakan tipe data int :

int bilangan1;
int bilangan2;
Kata int adalah tipe data, sedangkan bilangan1 dan bilangan2 adalah nama variabel. Dua deklarasi variabel di atas bisa diringkas menjadai : int bilangan1, bilangan2;

Tipe data dari suatu variabel bisa berupa tipe data primitif (seperti : int, byte, char, short, boolean dll) atau tipe data berupa class (misalnya Integer, Byte, Short, Boolean dll - bisa kelas yang anda buat).

Variabel bisa diinisialisasi (diberi nilai awal). Misalnya pada contoh di atas kita melakukan inisialisasi sebagai berikut :

int bilangan1 = 0;
int bilangan2 = 5;

Tanda ; (titik koma) menyatakan satu statemen yang utuh (Dalam bahasa manusia ’satu kalimat yang lengkap - berakhir dengan tanda titik’).

Java memiliki aturan-aturan dalam penamaan suatu variabel. Aturan-aturan itu adalah sebagai berikut :

Penamaan variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci dalam bahasa pemrogramman java. Kata-kata kunci tersebut adalah sebagai berikut (berdasarkan urutan abjad) : abstract, boolean, break, byte, case, catch, char, class, const, continue, default, do, double, else, extends, final, finally, float, for, goto, if, implements, import,instanceof, int, interface, long, native, new, package, private, protected, public, return, short, static, super, switch, synchronized, this, throw, throws, transient, try, void, volatile dan while.
Harus dimulai dengan huruf atau garis bawah ( _ ) atau tanda dollar ($), tidak boleh angka. Huruf kedua dan seterusnya bebas (bisa angka) tapi tidak boleh menggunakan operator yang digunakan java (semisal +, ++, * , -, — dll)
Panjang nama variabel terserah (dalam artian tidak dibatasi) tapi kata-katanya tidak boleh terpisah.
Nama Variabel dalam java adalah case sensitif (membedakan huruf kecil dan huruf besar. Nama variabel bilangan1 dan Bilangan1 dianggap sebagai dua variabel yang berbeda.
Penamaan variabel sebaiknya interpretatif, menggambarkan raealita yang diwakilinya. Penamaan variabel String namaMahasiswa adalah lebih interpretatif dibandingkan dengan variabel String x.
Sudah menjadi konvensi (kesepakatan) para programmer java juga, jika penamaan variabel dimulai dengan huruf, maka hurufnya harus huruf kecil.

Berikut contoh penamaan variabel yang valid dan tidak valid :

int bilangan1 –> valid
int bilangan 1 –> tidak valid
int 1bilangan –> tidak valid
int _bilangan1 –> valid
int $bilangan1 –> valid
int b1langan –> valid
int bi-langan –> tidak valid
int bi+langan –> tidak valid

- Operator Aritmatika, Logika Dan Rasional

Operator

Operator adalah simbol yang digunakan dalam program untuk merubah suatu nilai. Dalam program, operator digunakan untuk:
- mengalikan nilai dua variabel
- menginisialisasi  nilai pada variabel
- membandingkan nilai dalam dua variabel
  
contoh:
intbilangan1=6;
intbilangan2=3;
int bilangan3 = bilangan1 * bilangan2;
Dalam Java, ada beberapa macam operator menurut fungsinya. Operator yang sering digunakan sebagai berikut:
operator aritmatika
operator relasional
operator logika

Operator Aritmatika

Operator Aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika (perhitungan). Operator ini ada lima macam yaitu :
Operator penambahan (+)
Operator penguranan (-)
Operator perkalian (*)
Operator pembagian (/)
Operator sisa – mod (%).
Berikut contoh penggunaan operator arimatika :
int hasil = 1 + 2; // hasil = 3
hasil = hasil – 1; // hasil = 2
hasil = hasil * 2; // hasil = 4
hasil = hasil / 2; //hasil = 2
hasil = hasil + 8; // hasil = 10
hasil = hasil % 7; //hasil = 3
Operator penjumlahan (+) bisa juga diterapkan pada objek string

Rasional

Untuk menentukan nilai kebenaran dari hubungan suatu operand (benar atau salah), maka digunakanlah operator relasional. Berikut adalah operator relasional dalam Java:


Logika

Operator logika digunakan untuk menghubungkan dua buah penryataan relasi. Hasil dari operator logika ini adalah benar (true) atau salah (false) sesuai dengan tabel kebenaran. Berikut adalah operator logika yang digunakan dalam Java:


- Statik & Dinamik

Perbedaan IP Statis dan IP Dinamis. IP statis yaitu IP yang dedicated dengan sebuah PC, computer atau perangkat networking lainnya (misal router). IP dinamis yaitu IP yang didapatkan oleh computer/router lain dari sistem DHCP nya, IP yang didapatkan oleh PC ini bisa berubah-ubah. 

Kalau dalam berinternet ada tawaran leased line, biasanya kalo kita langganan ke ISP kita dapat 6 buah IP statik include 1 ip gateway yang kita gunakan sebagai IP publik kita. IP ini tidak berubah-ubah. Tapi dengan 6 buah IP statik ini tidak bearti kita hanya bisa buat 6 koneksi internet. Kalau dynamic, IP yang kita dapatkan “dipinjamkan” sementara oleh ISP, seperti telkomnet. Kalau speedy, pelanggan akan diberikan IP statik, tapi IP statik ini bukan lah IP publik yang bisa diakses dari luar ke dalam. 

Untuk mau tahu IP publiknya bisa akses ke http://www.dnsstuff. com, ada tulisan your ip, itulah IP publik yang kita pakai. Kalo mau tahu IP yang kita dapat pada PC kita bisa ketik ipconfig pada command prompt. 

Alamat IP dinamis cukup populer diantara Internet Servis Provider, karena memungkinkan mereka memakai lebih sedikit alamat IP daripada jumlah total pelanggan mereka. Mereka hanya memerlukan alamat bagi masing-masing pelanggan yang aktif di suatu saat. Alamat IP yang dapat di routing secara global membutuhkan biaya, dapat dihancurkan secara global IP berharga uang, dan beberapa authoritas untuk alokasi alamat (seperti RIPE, RIR dari Europa) sangat keras dalam penggunaan alamat IP untuk ISP, Memberi alamat IP secara dinamis memungkinkan ISP untuk menghemat uang, dan mereka sering akan meminta tambahan yuang ke pelanggan yang meminta alamat IP statik. 
Cara Setting IP Statik dan Dinamis :
IP Dinamis merupakan ip yg tidak tetap, untuk konfigurasi ini membutuhkan DHCP server sebagai pemberi ip kepada setiap mesin komputer.
Setting TCP/IP Dinamic :
   Click Start, Control Panel. 
2    Double-Click Icon Network Connection. 
3    CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties. 
4    Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol. 
5    Click opstain an IP adrees automatically. 
6    Click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties. 
7    Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”. 
8    Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click OK. 
9    Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda. IP Static adalah ip yang dapat disetting sendiri sehingga alamatnya tetap atau tidak berubah-ubah. 
Setting TCP/IP Static :
1    Click Start, Control Panel. 
2    Double-Click Icon Network Connection. 
   Click-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties. 
4   Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol. 
  Click use the following IP Address , Masukkan alamat IP. Misal alamat IP computer 1 adalah 192.168.1.1 dan komputer 2 adalah 192.168.1.2 dst, dengan subnet mask 255.255.255.0. 
Setelah setting TCP/IP ini telah dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties. 
7     Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”. 
    Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click OK. 
    Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda. 
1    Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer dengan ip address192.168.1.2, 192.168.1.3,  dsb), dengan mengetik pada com. 


Struktur Kontrol

Struktur kontrol merupakan pengatur aliran program
Rangkaian perintah yang harus ditulis untuk memenuhi beberapa keadaan, yaitu :

        Mengulang sebagian rutin karena tidak terpenuhinya suatu kondisi
        Melanjutkan sebuah pernyataan bila kondisi terpenuhi
        Memilih sebuah pilihan dari beberapa alternatif bila sebuah kondisi terpenuhi

- IF Tunggal

Deklarasi perintah if dengan kondisi tunggal satu pernyataan :
if (kondisi) pernyataan;

Deklarasi perintah if dengan kondisi tunggal lebih dari satu pernyataan :
if (kondisi){
 pernyataan1;
 pernyataan2;
 ....
}

Contoh :

public class if_tunggal{
 public static void main(String[]args){
 int a=1;
 int b=2;

 if(a==b)
 System.out.println("a sama dengan b");

 if(a!=b)
 System.out.println("a tidak sama dengan b");

 if(a>b)
 System.out.println("a lebih dari b");

 if(a<b)
 System.out.println("a kurang dari b");
 }
}

- IF Majemuk

Deklarasi perintah if dengan kondisi lebih dari satu dan satu pernyataan :

if(kondisi){
 pernyataan1;
}else if{
 pernyataan2;
}

Deklarasi perintah if dengan kondisi lebih dari satu dan pernyataan lebih dari satu :
if(kondisi){
 pernyataan1;
 pernyataan2;
 ...
}else{
 pernyataan3;
 pernyataan4;
 ...
}

Contoh :

public class if_else{
 public static void main(String[]args){
 int nilai=55;
 String huruf;

 if(nilai>=90){
  huruf="A";
 }else if(nilai>=80){
  huruf="B";
 }else if(nilai>=70){
  huruf="C";
 }else if(nilai>=60){
  huruf="D";
 }else{
  huruf="E";
 }
 System.out.println("");
 System.out.println("Nilai Ujian Anda : "+nilai);
 System.out.println("");
 System.out.println("Nilai Angka Anda = "+huruf);
 }
}

- Switch & Break

Percabangan Switch-Case
If majemuk yang berlebihan dapat membuat suatu program menjadi sulit untuk dibaca. Pada java telah disediakan suatu statement switch untuk menangani berbagai alternatif secara efisien.
Berbeda dengan if, switch hanya memperbolehkan pilihan kondisi yang bertipe integer, seperti byte, long, short, int dan char. Char dapat sebagai variable pilihan switch karena char mempunyai nilai angka dari 0 sampai 65535.

Bentuk umum percabangan switch:

switch (switch_expression){
case statement1:
     //eksekusi perintah
break; //untuk menghentikan
case statement2:
     //eksekusi perintah

break; //untuk menghentikan
case statement3:
     //eksekusi perintah
break; //untuk menghentikan
case statement4:
     //eksekusi perintah
break; //untuk menghentikan
case statement5:
     //eksekusi perintah
break; //untuk menghentikan
default;
     //eksekusi perintah
break;
}

- Ketika pernyataan switch ditemukan pada potongan kode program, java pertama kali akan memeriksa switch_expression dan menuju ke case yang akan menyamakan nilai yang dimiliki oleh switch_expression.
- Selanjutnya program akan mengeksekusi pernyataan pada kode setelah case yang ditemukan sampai menemui pernyataan break. Jika tidak ditemui case yang cocok, maka program akan mengeksekusi default.
- Sebagai catatan, bahwa bagian default adalah opsional. Sebuah pernyataan switch bisa jadi tidak memiliki kode default tersebut.

Penggunaan Keyword Break:
Ada 2 penggunaan keyword break, yaitu untuk keluar dari kendali percabangan switch, dan untuk keluar dari kendali perulangan. Dengan keyword ini berarti percabangan/perulangan akan diakhiri, kemudian eksekusi dilanjutkan ke pernyataan setelah blok percabangan/perulangan tersebut.

Tidak seperti statement if, pada struktur switch statement dieksekusi tanpa memerlukan tanda kurung kurawal ({}). Ketika sebuah case pada statement switch menemui kecocokan, semua statement pada case tersebut akan dieksekusi. Untuk menghindari program mengeksekusi statement pada case berikutnya, kita menggunakan statement break sebagai statement akhir.

Contoh programnya:
public class contoh_switch_case
{
    public static void main (String[] args){
       int noHari = 5;
        switch (noHari){
            case 1:
            System.out.println("Hari Senin");
            break;
            case 2:
            System.out.println("Hari Selasa");
            break;
            case 3:
            System.out.println("Hari Rabu");
            break;
            case 4:
            System.out.println("Hari Kamis");
            break;
            case 5:
            System.out.println("Hari Jumat");
            break;
            case 6:
            System.out.println("Hari Sabtu");
            break;
            case 7:
            System.out.println("Hari Minggu");
            break;tr
            default:
            System.out.println("No Hari Tidak ada yang sesuai");
    }
  }
}
Dari program diatas, output yang dihasilkannya adalah Hari Jumat.

Dalam membuat suatu program, penggunaan statement if atau statement switch adalah sebuah keputusan. Anda dapat menentukan yang mana yang akan dipakai berdasarkan kemudahan membaca program dan faktor-faktor yang lain.

Struktur Perulangan

Struktur kontrol pengulangan adalah berupa pernyataan dari Java yang mengijinkan kita untuk mengeksekusi blok kode berulang-ulang sesuai dengan jumlah tertentu yang diinginkan.
Ada tiga macam jenis dari struktur kontrol pengulangan yaitu while, do-while dan for.

- For

Struktur for pada umumnya digunakan untuk melakukan pengulangan yang banyaknya sudah pasti atau sudah diketahui sebelumnya. Dalam pengulangan for kita harus menentukan nilai awal pengulangan dan nilai akhir pengulangan.

Pengulangan for tidak membutuhkan counter untuk menaikan variabel karena sudah disebutkan pada salah satu parameter pengulangan. Bentuk umum pengulangan for adalah sebagai berikut:


for (nilai inisialisasi awal; kondisi loop; iterasi;) {

//tubuh loop, statement yang akan diulang
}

Proses pengulangan akan terus dilakukan selama kondisi loop bernilai true. Dengan kata lain, proses pengulangan hanya akan dihentikan apabila kondisi telah bernilai false atau sudah tidak terpenuhi lagi. Pengulangan for biasanya menggunakan suatu variabel untuk mengendalikan berapa kali tubuh loop akan dieksekusi dan menentukan kapan loop akan berhenti. Variabel ini disebut juga dengan variabel kontrol.


Nilai inisialisasi awal merupakan variabel kontrol, proses inisialisasi nilai awal hanya akan dilakukan sekali saja. Iterasi berfungsi menaikan (increment) nilai variabel kontrol dan kondisi loop mengevaluasi apakah kondisi perulangan bernilai true atau false.


Contoh Program Pengulangan For:


public class contoh_for
{
     public static void main (String[] args)
          {
          System.out.println ("Pengulangan Dengan For Arah Indeks Naik");
          for (int i = 1; i <= 5; ++i)
               System.out.println ("Indeks Naik ke = "+i);
          System.out.println ("Pengulangan Dengan For Arah Indeks Turun");
          for (int i = 5; i > 0; --i)
               System.out.println ("Indeks Naik ke = "+i);
          }
}

Hasil (Output) dari contoh program diatas adalah:


Pengulangan Dengan For Arah Indeks Naik

Indeks Naik ke = 1
Indeks Naik ke = 2
Indeks Naik ke = 3
Indeks Naik ke = 4
Indeks Naik ke = 5
Pengulangan Dengan For Arah Indeks Turun
Indeks Naik ke = 5
Indeks Naik ke = 4
Indeks Naik ke = 3
Indeks Naik ke = 2
Indeks Naik ke = 1

- While

Pernyataan while adalah pernyataan atau blok pernyataan yang diulang-ulang selama kondisi -loop bernilai true. Sintaks untuk perulangan while adalah sebagai berikut:
while (kondisi-loop) {
          //tubuh loop
statement-statement;
}

Setiap kondisi loop merupakan suatu ekspresi boolean yang mengendalikan tubuh loop. Kondisi tersebut dievaluasi untuk menentukan apakah tubuh loop di eksekusi atau tidak. Jika hasil evaluasi bernilai true, maka tubuh loop dieksekusi, sedangkan jika bernilai false, maka keseluruhan loop berhenti.

Pernyataan (statement) dalam tubuh loop akan dieksekusi secara berulang.

Perhatikan contoh source code berikut ini:

int hitung = 1;  //variable hitung diinisialisasikan dengan nilai 1
while ( hitung <= 10 ) {  //kondisi-loop (hitung <= 10) dievaluasi, jika bernilai true 
System.out.println ("Mudah Belajar Java");   //menampilkan kalimat "Mudah                                                                                                  Belajar Java"
hitung ++;   //menambahkan variable hitung dengan 1
}  //jika kondisi bernilai false maka perulangan akan berhenti


Kesalahan pemrograman yang umum terjadi adalah loop tidak bisa berhenti atau yang biasa disebut dengan infinite loop. Yaitu kesalahan yang mengakibatkan program tidak bisa menghentikan loop karena kondisi loop selalu bernilai true.


Contoh source code di atas merupakan kondisi pengulangan yang tidak akan pernah bisa berhenti (infinite loop). Hal tersebut dikarenakan nilai hitung akan selalu bernilai <=10 (true). Penasaran? teman-teman bisa coba sendiri untuk membuktikannya.


- Do While

Struktur perulangan do-while sebenarnya mirip dengan struktur perulangan while. Namun bedanya pada perulangan do-while ini, pemeriksaan kondisi-loop dilakukan pada akhir blok perulangan dan proses perulangan akan dilakukan minimal sekali meskipun ternyata kondisinya tidak terpenuhi (bernilai false).



Pernyataan di dalam (tubuh loop) akan dieksekusi terlebih dahulu.

Kemudian kondisi loop dievaluasi. Jika hasil evaluasi adalah true, maka tubuh loop dieksekusi kembali. Jika bernilai false maka pengulangan akan berhenti.



Perhatikan contoh berikut ini:


int hitung =1;   //variable hitung diinisialisasikan dengan nilai 1

do { 
//Tubuh Loop
System.out.println (hitung + " ");  //Statement yang berapada pada tubuh loop
                                                                             akan dieksekusi (menampilkan nilai
                                                                             variable hitung)
hitung++;   //Kemudian menambahkan dengan 1 (hitung++)
} while (hitung <= 10);  //Kondisi-loop dievaluasi setelah tubuh loop dieksekusi, jika
                                                      bernilai true maka tubuh loop akan kembali dieksekusi.
                                                      Jika bernilai false maka perulangan akan berhenti.

Untuk memahami perbedaan antara struktur while dengan do-while, coba perhatikan dua buah potongan source code program berikut:


Source Code While:

int i = 6;
while (i < 5) {
System.out.println ("Belajar Java Itu Mudah");
i++;
}

Pada contoh diatas, blok pengulangan while tidak akan dieksekusi. Hal ini disebabkan nilai variabel i lebih besar dari 5 yang menyebabkan kondisi-loop tidak terpenuhi (bernilai false).


Source Code Do-While:

int i = 6;
do {
System.out.println ("Belajar Java itu Mudah");
i++;
} while (i < 5);

Do-while melakukan pengecekan kondisi loop setelah mengeksekusi statement yang berada pada tubuh loop. Sehingga walaupun pada pengecekan kondisi loop bernilai salah (false) statement di dalam tubuh loop tetap dikerjakan.


Array

Array adalah suatu tipe data terstruktur yang terdapat dalam memori yang terdiri dari sejumlah elemen (tempat) yang mempunyai tipe data yang sama dan merupakan gabungan dari beberapa variable sejenis serta memiliki jumlah komponen yang jumlahnya tetap. Array dapat berupa satu dimensi, dua dimensi dan tiga dimensi. Namun kali ini saya hanya akan membahas array 1 dimensi dan array 2 dimensi saja. berikut penjelasannya.

- Array Satu Dimensi

Array 1 dimensi adalah kumpulan elemen-elemen yang identik, yang tersusun dalam satu baris. Elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tetapi isi dari elemen tersebut bisa berbeda.
Bentuk Umum:
Type <NamaArray> = array[indexArray] of TipeData;

Contoh:
Type  gaji     = array [1..10] of longint;
contoh program:
uses wincrt;
var
nilai : array[1..5] of integer;
i,jumlahdata : integer;
begin
write('Masukan Jumlah data : ');readln(jumlahdata);
for i:=1 to jumlahdata do
begin
write('Nilai ke- ',i,' : '); readln(nilai[i]);
end; 
readln;
writeln('Data ke 3 adalah ',nilai[i]);
readln;
end. 

hasil eksekusi:



- Array Dua Dimensi

Array 2 dimensi adalah perluasan dari sebuah array satu dimensi. Jika pada array satu dimensi hanya terdiri dari sebuah baris dengan beberapa kolom elemen maka pada array dua dimensi terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama
Bentuk Umum:
Type <NamaArray> = array[indexArray1, indexArray2] of TipeData;

Contoh:
Type matriks  = array [1..2, 1..3] of byte;
          logika    = array [1..5, boolean] of integer;

Type Baris    = 1..2;
          Kolom = 1..3;
          Ordo    = array[Baris,Kolom] of byte;

contoh program :
program array_dua_dimensi;
uses crt;
var matrik : array[1..3,1..2] of shortint;
i, j : byte;
begin
writeln('Contoh Matrik : ');
matrik[1,1] := 2;
matrik[1,2] := 3;
matrik[2,1] := 3;
matrik[2,2] := 4;
matrik[3,1] := 8;
matrik[3,2] := 10;
for i:= 1 to 3 do
begin
for j:=1 to 2 do
write (matrik[i,j]:5);
writeln;
end;
readln;
end.

hasil eksekusi :